Tokoh masyarakat Bali Komang Gde Subud menyebut bahwa revitalisasi akan membuka lowongan kerja baru bagi masyarakat Bali. Dengan begitu, kesejahteraan dan perbaikan ekonomi masyarakat Bali akan semakin meningkat.
"Banyak hal positif bila rencana revitalisasi Teluk Benoa itu berhasil dilakukan. Bagi Pemda akan menambah PAD, otomatis program-program Pemda juga akan berjalan lebih baik. Di Bali sendiri masih banyak pengangguran, dengan adanya revitalisasi diharapkan pengangguran semakin berkurang," ujar ketua Yayasan Bumi Bali Bagus itu ketika dihubungi wartawan Kamis (8/1).
Subudi mengatakan, adanya pro-kontra terhadap rencana revitalisasi Teluk Benoa dapat dilihat sebagai konflik sosial yang positif, asal Pemda mampu memediasi dan memfasilitasi dua kubu untuk duduk bersama mencari solusi.
Pihak yang menolak, katanya, tidak bisa hanya menolak saja, mereka juga harus memberikan resolusi. Sementara itu, pihak yang tidak memiliki kompetensi sebaiknya jangan turut berpendapat karena dapat mengganggu proses resolusi konflik.
Oleh karena itu, Ketua Badan Independen Pemantau Pembangunan dan Lingkungan Hidup Bali ini selalu mendorong agar Pemda melakukan komunikasi aktif ke masyarakat dan investor.
"Investor juga kami dorong hal sama. Kami akan mengawal hal ini agar kelak pembangunannya bersinergi untuk kebaikan bersama. Kami sebagai warga Bali, juga bergerak terus untuk mensosialisasikannya," tandas Subudi.
[ysa]
BERITA TERKAIT: