Penerbang Kerajaan Jordania yang bergabung dalam pasukan koalisi untuk memerangi ISIS di Raqqah, Suriah, ditangkap setelah F-16 yang dipilotinya terjatuh beberapa hari lalu.
Pihak ISIS mengatakan, F-16 itu mereka tembak jatuh. Namun pemerintah AS mengatakan, F-16 itu mengalami kecelakaan.
ISIS mempublikasikan interogasi Kapten Kassasbeh dalam edisi terbaru majalah berbahasa Inggris yang mereka terbitkan,
Dabiq.
Apakah Anda tahu apa yang akan dilakukan ISIS kepada diri Anda?†tanya yang interogator.
Ya, mereka akan membunuh saya,†jawab Kapten Kassasbeh.
Dalam interogasi itu Kapten Kassasbeh juga mengakui bahwa dirinya bergabung dalam armada udara yang menyapu Raqqah dengan tembakan dari udara.
Ketika itulah, pesawatnya ditembak oleh misil ISIS.
Setelah menyadari bahwa pesawatnya tidak bisa diselamatkan lagi, Kapten Kassasbeh memilih melontarkan dirinya.
Saya mendarat di Sungai Furat dengan parasut dan kursi,†kata dia lagi.
Setelah itulah dia ditangkap tentara ISIS.
Dalam majalah itu Kassesbeh terlihat mengekan pakaian berwarna oranye. Di bawah fotonya terdapat tulisan Pilot Pasukan Salib yang Tertangkapâ€.
Beberapa orang Barat yang tertangkap ISIS, seperti jurnalis AS James Foley, pendiri LSM Peter Kassig, dan pekerja bantuan kemanusiaan Alan Henning juga mengenakan baju yang sama saat mereka dieksekusi.
[dem]
BERITA TERKAIT: