"Terlebih dalam kondisi cuaca buruk yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia pekan ini," ujar politisi PKS ini, Senin (29/12).
Kata Yudi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis data awan dan cuaca di jalur pesawat AirAsia di detik-detik hilang kontak sekitar pukul 7.00 WIB.
BMKG stasiun Juanda merilis sepanjang rute penerbangan, kondisi cuaca berawan yang cukup tebal. Hal ini diperkuat dengan permintaan pilot kepada ATC sesat sebelum pesawat hilang kontak yang meminta izin untuk bergeser ke kiri dan menaikan penerbangan ke ketinggian 38 ribu kaki.
"Saya berharap faktor keselamatan dan keamanan dalam penerbangan benar-benar diperhatikan. Jangan hanya karena kepentingan bisnis kedua aspek ini diabaikan. Apalagi, pesawat tetap dipaksa terbang dalam kondisi cuaca buruk," ujar Yudi.
Sebelumnya, Yudi meminta Badan SAR Nasional (Basarnas) dan tim gabungan untuk bergerak cepat menemukan pesawat AirAsia QZ 8501 yang hilang kontak sejak Minggu pagi.
Ia juga meminta pemerintah untuk transparan memberikan penjelasan mengenai musibah AirAsia QZ 8501 agar tidak membingungkan keluarga korban.
[rus]
BERITA TERKAIT: