KAMMI Desak Pemerintahan Jokowi-JK Kontrol Peredaran Kondom

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Minggu, 30 November 2014, 04:12 WIB
KAMMI Desak Pemerintahan Jokowi-JK Kontrol Peredaran Kondom
jokowi-jk/net
rmol news logo . Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla didesak lebih serius lagi dalam menanggulangi HIV/ AIDS dengan.

Desakan tersebut disampaikan Bidang Perempuan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), sebagaimana dikatakan Ketua Humas PP Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Riyan Fajri, dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 30/11).

"Pemerintah harus mengontrol peredaran dan penjualan kondom yang saat ini masih mudah diakses oleh semua kalangan," tegas Riyan.

Di saat yang sama, menurun Ryan, pemerintah juga harus mengadakan sosialisasi mengenai bahaya seks bebas dan HIV/AIDS ke sekolah-sekolah, kampus-kampus, dan pemukiman-pemukiman secara berkala.

Menurut Ryan, Berdasarkan data dari Kementeraian Kesehatan menunjukkan bahwa faktor terbesar tingginya jumlah kasus HIV/AIDS adalah seks bebas, baik itu heteroseksual maupun homo-biseksual. Akan tetapi, realita yang terjadi saat ini kekhawatiran pelaku seks bebas terhadap virus HIV/ AIDS sangat kurang.

"Mereka menganggap dengan memakai kondom kemungkinan terjangkit virus HIV/AIDS tidak akan terjadi. Padahal kondom bukanlah alat andalan untuk bebas dari penularan HIV/AIDS," demikian Ryan. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA