"Itu sudah merupakan penyalahgunaan alat kekuasaan negara guna mengintervensi urusan internal parpol," kata Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad H Wibowo, kepada
RMOL beberapa saat lalu (Kamis, 27/11).
Menurut Dradjad, bila sikap Tedjo ini dibiarkan dan tidak dilawan maka ini menjadi awal dari lonceng kematian demokrasi di Indonesia.
"Ucapan-ucapan Menko itu sangat berbahaya bagi kehidupan demokrasi. Saya yakin parpol-parpol pemerintah pun tidak akan mau kalau diperlakukan demikian oleh kekuasaan," tegas Dradjad.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: