KENAIKAN HARGA BBM

Ketua PDIP: Orang-orang JK di Kabinet Bermadzhab Liberal!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 05 November 2014, 14:24 WIB
Ketua PDIP: Orang-orang JK di Kabinet Bermadzhab Liberal<i>!</i>
jusuf kalla/net
rmol news logo . Wakil Presiden Jusuf Kalla lebih terlihat bernafsu dalam rencana menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi, bukan Presiden Joko Widodo.

"Saya perlu mengingatkan. Saya melihat JK lebih bernafsu melakukan manuver luar biasa," kata anggota fraksi PDIP Effendi Simbolon saat dijumapi di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/11).

Ia pun meminta kepada JK untuk membicarakan duduk masalah mengenai anggaran subsidi BBM. Effendi berharap apa yang dilakukan JK benar dilakukan untuk memakmurkan rakyat sebagaimana yang digembor-gemborkan.

"Kalau itu benar naikin saja Rp 10 ribu. Semua bisa jadi makmur. Tapi itu kan bukan jawaban," sindir Effendi.

Effendi tidak mau berbicara mengenai nafsu bisnis JK di balik kenaikan BBM. Tapi ia mencatat, JK telah menempatkan orang-orangnya di sektor yang berkaitan langsung dengan migas.

"Yang saya dengar Sofyan Djalil, Rini Soemarno, dan Sudirman Sahid itu katanya orang-orang JK. tidak ada unsur PDIP-nya. Kalau soal bisnis saya tidak tahu, tapi kalau dilihat dari mereka alirannya atau mazhabnya itu liberal," terang mantan calon gubernur Sumatera Utara itu.

"Marilah kita jangan menutupi sebuah kebijakan hanya untuk meliberalkan komoditas yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Itu yang saya tidak setuju," tandasnya.
Widian Vebriyanto. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA