"Ebola adalah masalah yang serius, tapi jangan berhenti memberikan dukungan bagi Afrika," kata Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal dalam International Seminar on Africa Rising yang digelar di Nusantara Room Kemenyerian Luar Negeri Jakarta (Rabu, 15/10).
Ia menyebut, fenomena penyebaran Ebola terutama di kawasan Afrika Barat serupa dengan penyebaran SARS di kawasan Asia beberapa tahun lalu.
"Sekitar tahun 2004 atau 2006 kita khawatir dengan penyebaran SARS di Asia," kata mantan duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat itu.
"Saat itu dunia bereaksi dengan cepat dan efektif. Sehingga tidak sampai dua tahun SARS berhasil dihilangkan," sambungnya.
Karena itu, Dino yakin bahwa Afrika bisa seperti Asia dalam menangani wabah Ebola tersebut.
Menurut catatan WHO sendiri, saat ini Ebola telah menjangkiti sekitar 8,914 jiwa dan menewaskan sekitar 4,447 lainnya. Sebagian korban berasal dari Guinea, Sierra Leone, dan Liberia.
WHO sendiri memperkirakan, virus yang menular lewat buangan tubuh itu dapat menjangkiti setidaknya10 ribu orang pada awal Desember mendatang.
[ysa]
BERITA TERKAIT: