Demikian disampaikan Koordiantor Gerak Hukum, Muholadun. Muholadun pun mendorong Kejaksaan Agung berani mengungkap dugaan keterlibatan Kivlan Zen dalam kasus tersebut.
"Kivlan fitnah orang-orang padahal dia adalah otak sesungguhnya," kata Muholadun dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 14/10).
Muholadun tak main-main atas tuntutannya ini. Senin kemarin, ia dan sekitar 100 massa mendatangi Kejagung. Di depan Kejagung, Gerak Hukum meminta agar Kejagung segera untuk mengusut dan menuntaskan kasus HAM Berat Trisakti dan Penculikan aktivis 98.
Tidak hanya orasi, Gerakan Hukum juga memberikan obat kuat kepada Kejasaan Agung sebagai simbol agar lembaga hukum ini kuat dan tidak mudah diintervensi oleh kekuatan yang ingin melindungi Kivlan Zan.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: