"Infrastruktur bandara semakin baik, maka memicu wisatawan domestik dan juga para investor diharapkan mampu terus masuk di Kalteng," kata Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, sebagaimana dilansir
JPNN (Minggu, 12/10).
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kalteng H M Hatta mengatakan bahwa terminal baru ini nantinya akan memiliki fasilitas kelas satu dan posisi yang strategis.
"Pembangunan terminal Bandara Tjilik Riwut ini melalui dana dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal perhubungan udara, karena adanya peningkatan jumlah penumpang, penambahan penerbangan yang tumbuh sangat signifikan," bebernya.
Dijelaskannya, luas bangunan terminal bandara ini mencapai 1.553 meter persegi dan rencanaya dibangun dalam tiga tahapan.
Proyek multiyears (tahun jamak) tahap pertama 2014 hanya membangun pondasi awal, 2015 membangun terminalnya, dan 2016 senilai Rp 153 miliar merupakan tahapan terakhir yang nantinya juga penyiapan parkir.
"Bandara Tjilik Riwut ini nantinya akan menjadi pusat operasi penerbangan cukup baik di Kalteng, sehingga diharapkan dapat menjadi tonggak kemajuan dalam trasportasi udara," demikian Hatta.
[ysa]
BERITA TERKAIT: