Demikian disampaikan Kepala BNP2TKI, Gatot Abdullah Mansyur saat mewawancarai TKI asal NTB, Huda, melalui tele conference di kantor BP3TKI Mataram, Senen (8/9).
Kepada Kepala BNP2TKI, Huda menjelaskan bahwa dirinya berada di BP3TKI Mataram karena diajak perusahaan yang menempatkannya sebagai pekerja kebun ke Malaysia untuk periode ke dua kalinya. Keberangkatan kedua kalinya ini dimaksudkan untuk mencari modal untuk membuka usaha nantinya di kampung halamannya. Sebagai pekerja kebun, per bulan ia bisa mendapatkan 1400-1800 Ringgit Malaysia.
Kepala BNP2TKI menjelaskan, dengan bekerja di luar negeri para TKI memiliki peluang yang lebih baik untuk mendapatkan uang. Karena itu, uang yang didapat ini harus ditabung dengan sebaik-baiknya untuk keperluan membuka usaha nanti di tanah air.
TKI yang berhasil, kata Gatot, adalah TKI yang setelah pulang ke tanah air bisa membuka usaha dan bukannya kembali lagi ke luar negeri untuk bekerja. Dengan membuka usaha, maka anda tidak saja bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga juga bisa membantu kerabat terdekat untuk bekerja bersama anda.
Selain berdialog dengan TKI, sebagaimana dalam keterangan tertulis beberapa saat lalu (Senin, 8/9), Kepala BNP2TKI juga melakukan teleconference dengan Kepala BP3TKI Mataram, Syahrum. Pada kesempatan itu, Gatot mengharapkan agar Kepala BP3TKI Mataram memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada TKI dan stakeholder terkait lainnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: