Kantor Transisi Jadi Energi Pemerintahan Jokowi-JK

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 25 Agustus 2014, 18:28 WIB
Kantor Transisi Jadi Energi Pemerintahan Jokowi-JK
jokowi-jk/net
rmol news logo . Langkah Jokowi-JK membentuk kantor pemerintahan transisi atau Tim Transisi menjadi susuatu yang penting. Sebab kantor ini mentransformasikan energi politik yang terbentuk selama masa kampanye menjadi energi untuk memerintah bagi Jokowi-JK.

Selain itu, kata analis politik Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Philips J.Vermonte, Tim Transisi juga penting karena bisa mengidentifikasi bottle neck, atau kelambanan-kelambanan yang selama ini menghambat jalannya pembangunan.

Bottle neck itu bisa berupa disain organisasi kementerian atau aturan-aturan internal Lembaga Kepresidenan yang mempengaruhi jalannya Kabinet dan Pemerintahan. Bottle neck itu juga bisa berupa tidak smooth-nya transisi dari pemerintahan lama kepada pemerintahan baru, antara lain dalam pola-pola dan prioritas anggaran.

"Sehingga Tim Transisi bisa memfasilitasi proses transfer governance dan pola budgeting dari pemerintahan lama. Dengan kata lain dalam kaitan ini menjadi amat penting juga kooperasi pemerintahan lama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono," kata Philip beberapa waktu lalu (Senin, 25/8).

Dalam hal personalia kabinet dan jabatan-jabatan Negara lainnya, menurut Philips, sebetulnya bukan prioritas utama Tim Transisi. Karena tugas terpenting dari Tim Transisi adalah menyiapkan framework administratif dan pola-pola koordinasi antara lembaga yg berada di bawah kekuasaan Presiden untuk memerintah lima tahun ke depan. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA