Poempida: Semakin Jelas DPP Golkar Otoriter!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 19 Agustus 2014, 13:27 WIB
Poempida: Semakin Jelas DPP Golkar Otoriter<i>!</i>
poempida/net
rmol news logo . Poempida Hidayatulloh, salah satu kader Golkar yang dipecat DPP, membantah bila disebut tidak menolak pemecatan.

Bantahan Poempida ini menanggapi pernyataan Wasekjen DPP Golkar, Lalu Mara

Kata Lalu Mara, DPP Golkar sudah memproses pemecatan tiga politisi muda sebelum berkirim surat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), untuk mencoret Nusron Wahid dan Agus dari daftar caleg terpilih. Ketiga kader partai itu sudah diberi ruang di Mahkamah Partai untuk mengugat pemecatannya, namun mereka tak menggunakan hak pembelaan sampai dengan 60 hari.

Menurut Poempida, ia bersama dengan Nusron Wahid dan Agus Gumiwang sudah melayangkan surat penolakan atas pemecatan DPP Golkarpada tanggal 26 Juni 2014.  Namun hingga saat ini surat tersebut juga tidak direspons oleh DPP Golkar.

"Lalu Mara mungkin sudah agak hilang ingatan," kata Poempida kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 19/8).

Secara prinsip, Poempida memastikan, ia akan melakukan langkah hukum. Ia sendiri menilai dengan tidak diresponnya surat penolakan kami oleh DPP, semakin jelas bahwa otoritarianisme diimplementasikan secara riil dalam manajemen Partai Golkar Sekarang ini.

"Suara Golkar sudah tidak merepresentasikan Suara Rakyat, tapi lebih mewakli suara kepentingan Elit DPP Golkar," demikian Poempida. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA