Biarlah Dukungan JK dalam Munas Golkar Nanti Tetap Menjadi Misteri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 08 Agustus 2014, 05:02 WIB
Biarlah Dukungan JK dalam Munas Golkar Nanti Tetap Menjadi Misteri
jusuf kalla
Kecil Besar
rmol news logo Jusuf Kalla saat ini memiliki posisi yang sangat menentukan dalam perpolitikan Tanah Air, termasuk dalam hajatan Musyawarah Nasional Partai Golkar. Karena mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu merupakan Wakil Presiden terpilih berpasangan dengan Joko Widodo.

Karena itu, jelas politikus muda Golkar Poempida Hidayatulloh, banyak pihak yang masih bertanya mengenai posisi Jusuf Kalla dalam Munas Golkar mendatang.

"Biarlah itu tetap menjadi misteri yang akan terjawab saat Pak JK menentukan dukungannya. Saya sebagai prajurit dan pengagum Pak JK, sangat yakin beliau adalah kader terbaik Golkar dan akan memberikan pilihan yang terbaik untuk bangsa ini ke depan," tegas Poempida (Jumat, 8/8).

Sejalan dengan itu, dia mengingatkan, seluruh kader Partai Golkar wajib dan harus siap dalam mengambil keputusan yang terbaik pada saat Munas tersebut.

Sementara dalam Pilpres 2014 ini, Partai Golkar bergabung dalam Koalisi Merah Putih mendukung Prabowo-Hatta, yang berdasarkan keputusan KPU dikalahkan Jokowi-JK. Karena itu, dia menambahkan, soal arah mana Partai Golkar sejatinya akan melangkah, sebaiknya adalah menyesuaikan kemana arah perjalanan seluruh bangsa Indonesia ini.

"Keputusan yang final dan mengikat paska hasil MK mendatang, bahwa siapapun yang menang, kemenangan tersebut harus diperuntukkan bagi kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Itulah esensi dasar dari Pemilihan Presiden 2014 ini," jelas anggota DPR RI ini.

"Itu yang wajib diimani oleh seluruh kader Partai Golkar se-Indonesia. Jangan pernah dilupakan bahwa dari ujung Banda Aceh sampai Tanah Papua, kita semua bersaudara," sambungnya.

Namun dia mengingatkan, Partai Golkar saat ini dalam posisi terhormat yaitu pemenang kedua dalam pemilihan umum legislatif sesudah PDIP.

"Dan di dalam peran bernegara, posisi tersebut harus diejawantahkan menjadi peran penguat bagi pemerintah mendatang dalam memberikan dukungan mayoritas di parlemen," demikian Poempida. [zul]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA