Pemerintah Didorong Percepat Stabilitas Harga

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 16 Juli 2014, 09:20 WIB
Pemerintah Didorong Percepat Stabilitas Harga
Sembako
rmol news logo . Kenaikan harga barang kebutuhan pokok cenderung terus melonjak tajam dalam beberapa hari ini. Situasi ini dilatarbelakangi oleh aksi beli dalam skala besar para konsumen guna memenuhi kebutuhan selama ramadhan.

"Kecenderungan masyarakat kita berasumsi bila menjelang ramadhan pasti harga-harga akan naik. Asumsi inilah yang mendorong mereka untuk melakukan aksi beli dalam skala besar sebagai stok selama ramadhan," kata Wasekjen DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), M Faiz Rozi dalam keterangannya kepada redaksi, Rabu (16/7).

Situasi ini bila tidak disikapi secara tepat oleh pemerintah, tentu akan menimbulkan ekses negatif. Tidak hanya bagi konsumen, namun juga kepada para pedagang pasar tradisional.

"Pemerintah menyebutkan stok nasional cukup memenuhi kebutuhan hingga lebaran. Namun sayangnya, kami menilai pemerintah kurang aktif dalam mengawasi alur distribusi dan para spekulan yang mengambil untung dari situasi ini. Harusnya pemerintah dari daerah hingga pusat berperan aktif dalam memantau serta menjamin stabilitas harga dan ketersediaan barang di pasar-pasar," kata Rozi.

IKAPPI meminta kepada pemerintah untuk melakukan upaya dan antisipasi atas kenaikan yang dalam beberapa hari ini terasa lonjakannya. Dari laporan yang masuk ke IKAPPI, perlu adanya percepatan stabilitas harga dan stok bahan agar tidak terjadi kepanikan. IKAPPI khawatir bila tidak terjamin stabilitas harga dalam beberapa hari kedepan, bisa terjadi migrasi pembeli dari pasar tradisional ke supermarket modern.

"Tentu ini akan sangat merugikan para pedagang pasar," ujar Rozi.

Kedepan, sambung Rozi, pemerintah hendaknya melakukan sosialisasi dan pemahaman secara menyeluruh kepada masyarakat. Terutama tentang asumsi dan pola konsumsi masyarakat setiap menjelang ramadhan. Hal ini penting agar lonjakan harga saat ramadhan yang selama ini selalu menjadi PR besar pemerintah bisa secara perlahan teratasi. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA