Awas Ada Upaya Mengadu Domba PDI Perjuangan dan TNI AD

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 03 Juli 2014, 08:45 WIB
Awas Ada Upaya Mengadu Domba PDI Perjuangan dan TNI AD
pdip/net
rmol news logo . Berbagai cara dilakukan untuk menyerang Jokowi. Namun setelah fitnah itu kurang laku dijual, kini dihembuskan isu fitnah baru bahwa PDI Perjuangan dan Jokowi mengusung ideologi komunisme.

"Tuduhan ini merupakan pelecehan terhadap kinerja komunitas intelijen nasional yang ditopang oleh struktur teritorial TNI AD dalam menghilangkan ideologi komunisme dan organisasi PKI dari bumi Indonesia," kata anggota Tim Pemenangan Nasional Jokowi-JK, Andi Widjajanto, beberapa saat lalu (Kamis, 3/7).

Tuduhan ini, ungkap Andi, harus segera diklarifikasi oleh BIN dan TNI dengan menunjukkan ke masyarakat bukti konkret keberhasilan mereka dalam menjaga ideologi Pancasila dari ancaman komunisme. Dan yang pasti, PDI Perjuangan dan Jokowi hanya mengusung ideologi Pancasila dalam wujud Prinsip Trisakti untuk menciptakan Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian.

"Tudingan dan tuduhan itu murni untuk serangan kepada Jokowi-JK yang hingga mendekati pelaksanaan Pilpres kepercayaan rakyat terus meningkat," kata Andi, terkait dengan penayangan berita di TvOne yang menyebut PDI Perjuangan adalah kumpulan orang-orang PKI dan kumpulan orang-orang yang tidak disukai oleh TNI.

Terkait dengan hal ini juga, Sekjen DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo memastikan bahwa pemberitaan itu adalah fitnah dan mencederai harga diri partai. Tjahjo menyatakan pihaknya memprotes keras salah satu program TvOne tersebut.

Ia pun akan mengadukan TvOne itu ke Dewan pers dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sebab ini mengadu domba PDI Perjuangan dengan TNI AD. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA