"Kita adukan ke Dewan Pers. Kita hadapi dengan dingin, meskipun tuduhan itu menyakitkan. Kami tegaskan agar KPI bersikap tegas atas pelanggaran yang sangat fundamental dalam penyiaran yang dilakukan
TvOne," kata Jurubicara Jokowi-JK yang juga Wasekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, beberapa saat lalu (Kamis, 3/6).
Hasto juga berpesan kepada semua kader militan PDI Perjuangan untuk tetap menjaga nama baik partai, harkat dan harga diri partai, dan selalu menempuh jalan damai.
"Waspadai perusak bangsa. Percayalah, rakyat mencatat bahwa berbagai serangan keji yang ditujukan ke Jokowi, tidak akan menggoyahkan mereka pada pilihan hati nurani," ungakp Hasto.
Dalam hal ini, Hasto mengecam
TvOne yang dinilainya telah menayangkan berita tendensius dan cenderung menghalalkan segala cara demi kepentingan politik pemiliknya.
TvOne dinilai menggunakan hal paling sensitif untuk menjatuhkan nama Jokowi-JK
"Demi ambisinya, hanya karena tingginya elektabilitas Jokowi, maka dibuatlan seeting berita dengan isu Jokowi komunis. Bangsa Indonesia pun kembali terkoyak dalam perpecahan," kata Hasto.
Hasto mengungkapkan, komunisme merupakan ideologi yang telah mati, bahkan di Eropa Timur mengalami kebangkrutan. Di Tiongkok sekalipun, sudah lama ditinggalkan.
"Lalu kenapa sang raja tega dengan keji menggiring kisah penceritaan seolah Jokowi komunis? Marilah kita bangun demokrasi yang berkeadaban, tanpa kampanye hitam," demikian Hasto.
[ysa]
BERITA TERKAIT: