"Pengetahuan soal ketahanan nasional Prabowo, termasuk soal pertahanan sipil, sangat diragukan," kata Wakil Ketua Komisi I, Mayjen TNI (Purn) TB Hasannudin, kepada
Rakyat Merdeka Online, Senin malam (23/6).
Pernyataan ini disampaikan TB Hasanuddin terkait dengan debat capres pada Minggu malam (22/6). Dalam debat itu, ungkap TB Hasanuddin, sesungguhnya Prabowo bisa melemparkan pertanyaan-pertanyaan tentang sistem pertahanan negara yang bisa jadi dapat menyulitkan Jokowi untuk menjawabnya.
"Tapi ternyata Prabowo tidak melakukan itu. Bisa jadi karena memang pengetahuannya memang kurang," ungkap TB Hasanuddin, yang juga politisi PDI Perjuangan.
Untuk ukuran perwira tinggi, lanjut TB Hasanuddin lagi, pakem kebijakan luar negeri sudah diajarkan sejak di akademi mililter. Bahkan, politik luar negri Indonesia yang bebas aktif juga tertera dalam UU 1945 dan UU lainnya.
Karena itu, seharusnya Prabowo menjawab pertanyaan sesuai dengan aturan perundangan-undangan. Namun ternyata lagi, di saat yang sama, pengetahuan Prabowo soal kawasan regional, khususnya terkait di Laut China Selatan, juga terlihat sangat kurang
"Rakyat justru terkejut, ternyata pengetahuan Prabowo tidak sebagaimana diperkirakan banyak orang. Dan Jokowi justru bisa menjelaskan dan menjawab lebih detail dari Prabowo," demikian TB Hasanuddin.
[ysa]
BERITA TERKAIT: