"Nah kalau dubesnya saja marketing, otomatis seluruh struktur di kedubes RI akan mendorong transaksi. Pasti dubes akan meminta atase untuk mendata semua calon pembeli dan calon supplier, mitra pebisnis. Dan dubes bertanggung jawab agar barang kita laku," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Franky Sibarani, beberapa waktu lalu (Senin, 23/6).
Selama ini, lanjut Franky, peran dubes semacam itu dilakukan oleh dubes negara-negara besar yang bekerja di Indonesia. Misal Kedubes AS, Kedubes Cina, Kedubes Korea Selatan, dan sejumlah Kedubes negara Uni Eropa seperti Prancis dan Italia. Ketika pebisnis mereka menghadapi masalah di Indonesia, dubesnya langsung turun tangan mengurusi.
"Itu yang selama ini kita harapkan, bahwa negara benar-benar hadir untuk rakyatnya," kata dia.
Dalam debat capres Minggu malam (22/6), Prabowo menanyakan bagaimana terkait keanggotaan Indonesia di World Trade Organization (WTO) yang selama ini dianggap hanya merugikan produk lokal yang diserbu produk impor asing. Menjawab itu, Jokowi menekankan bahwa keanggotaan di WTO memang memiliki plus minus. Untuk itu, kebijakan internasional Indonesia ke depan akan mendorong penguatan daya saing produk ekspor Indonesia. Salah satu wujudnya adalah soal penugasan duta besar di atas.
Menurut Franky, penjelasan Jokowi menunjukkan bahwa dirinya sangat memahami apa yang terjadi secara global, sehingga tahu apa yang harus dikerjakan negara. Walau bisnis pribadi Jokowi bukanlah bisnis besar seperti tambang, namun hanya terkait industri mebel, tapi produk usaha Jokowi sudah go internasional. Jokowi pun terlihat sangat paham peluang pasar, namun juga paham bahwa masing-masing negara akan memproteksi industri di negaranya sendiri.
Esensinya, lanjut dia, Jokowi mendorong optimisme para wirausahawan di Indonesia untuk tak takut masuk ke pasar global. Jokowi memotivasi pengusaha UKM sampai yang berskala besar untuk tak minder, tapi harus meningkatkan daya saing.
"Kalau ada calon pemimpin memberi janji, itu satu hal. Namun karena yang berjanji ini pernah berkecimpung dalam dunia ekspor dan melakukan bisnis internasional, maka kita percaya. Saat Jokowi jadi walikotadan gubernur, Jokowi selalu mendorong pengusaha lokal ikut pameran internasional. Maka kita percaya. Karena itu sudah dibuktikannya. Dia riil, bukan hanya kata-kata kosong," demikian Franky.
[ysa]
BERITA TERKAIT: