"Apalagi Jokowi telah memiliki pengalaman administrasi saat memimpin Solo dan Jakarta," kata politisi PDI Perjuangan, Nusyirwan Soejono, merespons dialog Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bersama dengan capres-cawapres, beberapa saat lalu (Sabtu, 21/6).
Menurut anggota Komisi V DPR-RI itu, apa yang dipaparkan Jokowi dan Jusuf Kalla, sesuai dengan pengalaman yang sudah dimiliki. Berdasarkan paparannya, duet Jokowi-JK memahami persoalan yang selama ini menjadi kendala utama kemajuan perekonomian Indonesia. Terutama soal rendahnya daya saing produk dalam negeri yang berkaitan problema di sektor infrastruktur, birokrasi dan kemampuan pembiayaan pemerintah
Menurut Nusyirwan, apa yang disampaikan Jokowi soal pentingnta mempermudah birokrasi memang menjadi pemahaman umum. Diperburuk lagi dengan birokrasi di Indonesia yang sangat rumit dan pengambilan keputusan yang sangat lambat.
"Semua itu yang akan diselesaikan oleh Jokowi-JK apabila kelak mendapat kepercayaan rakyat menjadi Presiden dan Wakil Presiden. Sudah pasti dunia usaha sangat optimis dengan pemaparan Jokowi-JK. Apabila kendala yang ada selama ini dapat diatasi berarti usaha dapat tumbuh maju," lanjut Nusyirwan yang juga merupakan salah satu Ketua DPP PDI Perjuangan.
Dalam dialog Kadin, Jokowi menyebutkan ada tiga hal penting untuk mendukung pembangunan ekonomi; pembangunan manusia; pembenahan infrastruktur; dan regulasi.
[ysa]
BERITA TERKAIT: