Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Amerika Serikat menyebut Dahl akan memiliki akses untuk melakukan pengumpulan data dan bukti sejak tahun 2009, tahun di mana Bergdahl diculik. Namun Berdgahl baru dapat menjalani investigasi setelah dinyatakan pulih dari pengobatannya.
Diketahui Bergdahl dilepaskan oleh kelompok Taliban pada akhir bulan lalu dalam sebuah proses pertukaran dengan lima pimpinan Taliban yang ditahan di Guantanamo. Bergdahl sendiri baru kembali ke Amerika Serikat pada Jumat minggu lalu setelah sebelumnya dirawat di rumah sakit militer di Jerman.
Pembebasan Bergdahl tersebut memicu kontroversi. Sejumlah kalangan militer Amerika Serikat, seperti dikutip
BBC menyebut, Bergdahl membelot dan pertukarannya dengan lima pemimpin Taliban dinilai tidak layak.
Sebelumnya Pentagon juga telah menyimpulkan bahwa ketika menghilang lima tahun lalu, Bergdahl tengah meninggalkan posnya di Provinsi Paktika Afganistan tanpa adanya ijin. Namun belum diketahui apakah pada saat itu Bergdahl meninggalkan pos karena keinginan sendiri atau ada faktor lainnya.
Karena itu investigasi dilakukan untuj mengetahui dengan pasti mengenai penculikan Bergdahl.
[ysa]
BERITA TERKAIT: