Tahun lalu, 2013, masyarakat Indonesia sempat heboh. Sejarah Soekarno, yang juga tokoh berpengaruh di dunia internasional karena mau mewujudkan tatanan dunia baru yang lebih adil dan beradab, diselewengkan melalui sebuah film. Namun sejarah juga akhirnya mencatat, pembuat film berjudul
Soekarno itu terbukti bersalah
"
Alhamdulillah, pengadilan telah memutuskan para pembuat film itu bersalah," kata Jurubicara Rachmawati Soekarnoputri, Teguh Santosa, saat berbincang dengan redakssi, pagi ini (Jumat, 6/6).
Rachmawati Soekarnoputri adalah pemegang hak cipta film itu. Puteri Bung Karno inilah yang punya gagasan awal untuk membuat film, yang akhirnya dibajak dan diselewengkan itu.
Hari ini (Jumat), tepat tanggal 6 Juni, Yayasan Pendidikan Soekarno akan mengenang hari lahir Bung Karno. Acara yang dikemas dalam bentuk sarasehan dan digelar di Aula DR. Ir. Soekarno, Universitas Bung Karno ini akan dihadiri sejumlah tokoh nasional. Bersama Rachmawati, tokoh nasional itu akan berbicara dalam sarasehan bertajuk "Laksanakan Trisakti Ajaran Bung Karno".
"Kita kenang kembali si Bung dan perjuangannya bersama sahabat-sahabatnya para pendiri bangsa dan negara kita. Kita rawat bangsa ini, warisan terbesar mereka untuk kita," demikian Teguh, yang juga dosen FISIP UIN Jakarta.
[ysa]
BERITA TERKAIT: