HARLAH BUNG KARNO

Memperjuangkan Ajaran Trisakti di Hari Lahir Bung Karno

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 06 Juni 2014, 09:29 WIB
Memperjuangkan Ajaran Trisakti di Hari Lahir Bung Karno
soekarno/net
rmol news logo . Pada 6 Juni, 113 tahun lalu, di Surabaya, lahir di waktu fajar, Koesno Sosrodihardjo. Kusno, kemudian dikenal sebagai Soekarno, pendiri bangsa sekaligus Proklamator Republik Indonesia.

Tahun lalu, 2013, masyarakat Indonesia sempat heboh. Sejarah Soekarno, yang juga tokoh berpengaruh di dunia internasional karena mau mewujudkan tatanan dunia baru yang lebih adil dan beradab, diselewengkan melalui sebuah film. Namun sejarah juga akhirnya mencatat, pembuat film berjudul Soekarno itu terbukti bersalah

"Alhamdulillah, pengadilan telah memutuskan para pembuat film itu bersalah," kata Jurubicara Rachmawati Soekarnoputri, Teguh Santosa, saat berbincang dengan redakssi, pagi ini (Jumat, 6/6).

Rachmawati Soekarnoputri adalah pemegang hak cipta film itu. Puteri Bung Karno inilah yang punya gagasan awal untuk membuat film, yang akhirnya dibajak dan diselewengkan itu.

Hari ini (Jumat), tepat tanggal 6 Juni, Yayasan Pendidikan Soekarno akan mengenang hari lahir Bung Karno. Acara yang dikemas dalam bentuk sarasehan dan digelar di Aula DR. Ir. Soekarno, Universitas Bung Karno ini akan dihadiri sejumlah tokoh nasional. Bersama Rachmawati, tokoh nasional itu akan berbicara dalam sarasehan bertajuk "Laksanakan Trisakti Ajaran Bung Karno".

"Kita kenang kembali si Bung dan perjuangannya bersama sahabat-sahabatnya para pendiri bangsa dan negara kita. Kita rawat bangsa ini, warisan terbesar mereka untuk kita," demikian Teguh, yang juga dosen FISIP UIN Jakarta. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA