Ini Beberapa Gejala Terkena Virus Korona Mers

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 12 Mei 2014, 08:18 WIB
Ini Beberapa Gejala Terkena Virus Korona Mers
ilustrasi/net
rmol news logo . Ada beberapa gejala yang mengindikasikan terkena virus korona Mers, atau Middle East Respiratory Syndrome coronavirus (Mers-Cov).

"Gejala yang sering dijumpai adalah penyakit saluran nafas akut meliputi demam, batuk dan sesak atau dada terasa berat dan dapat disertai  gejala saluran pencernaan, mencakup diare," kata staf pengajar Departemen Pulmologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), dr. Diah Handayani, dalam keterangan kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 12/5).

Menurut Diah, kematian akibat kasus ini dilaporkan terjadi pada 1 dari 3 pasien, atau sekitar 27 persen. Dan penyakit ini  menjadi berat pada penderita diabetes, penyakit paru kronik, asma dan gangguan kekebalan tubuh.

"Sebaliknya pada beberapa orang yang kontak dengan penderita MERS CoV didapatkan hasil positif terinfeksi tetapi tidak sakit," kata Diah yang juga aktif fi Unit Kajian Rokok dan Penyakit Respirasi Pengurus Pusat  Islamic Medical Association and Network of Indonesia (IMANI).

Meski demikian, jelas Diah, bila didapatkan gejala seperti ini disertai riwayat bepergian ke negara negara Timur Tengah dalam 1-14 hari maka wajib memeriksakan diri segera ke Puskesmas, rumah sakit maupun layanan kesehatan lain. Hal ini didasari karena masa inkubasi dari MERS-CoV adalah 2-14 hari. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA