Staf Khusus Presiden, Andi Arief, mencurigai keputusan Megawati Soekarnoputri mencalonkan Jokowi didasarkan pada tekanan kelompok pengusaha yang sejak beberapa waktu belakangan ini disebut-sebut mengitari Jokowi dan mengintip celah yang mungkin ada untuk masuk ke lingkaran terdalam Megawati.
"Bahaya terbesar yang mengancam demokrasi sudah diingatkan oleh berbagai teori politik. Demokrasi adalah sistem politik terbaik dari yang terburuk," ujar Andi Arief membuka penjelasannya.
"Namun sebaik-baiknya demokrasi dia memiliki ancaman terhadap rakyat biasa jika partai politik memberi mandat politik atas tekanan para pengusaha," sambungnya masih dalam bagian pembuka.
Andi Arief mempertanyakan, apakah mandat yang diberikan Megawati kepada Jokowi itu adalah mandat partai yang kerap mengaku sebagai pembela wong cilik, atau mandat yang lahir dari pertemuan elit PDIP dengan pengusaha.
"Faktanya, pengumunan Jokowi sebagai capres disampaikan setelah Megawati mengumpulkan para pengusaha beberapa 12 jam sebelumnya. Hari ini hadir capres mandatoris pengusaha," demikian Andi Arief.
[dem]
BERITA TERKAIT: