Konvensi Demokrat Tak Menimbulkan Efek Pengingat di Publik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 10 Maret 2014, 09:46 WIB
Konvensi Demokrat Tak Menimbulkan Efek Pengingat di Publik
konvensi/net
rmol news logo . Konvensi Capres Partai Demokrat sama sekali tidak berdampak pada elektabilitas. Konvensi Demokrat sama sekali  tidak ada gaungnya di masyarakat. Apalagi pemberitaan di media juga sangat sedikit, sehingga tidak menimbulkan efek pengingat di publik.

Demikian disampaikan peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Djayadi Hanan, kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu malam (9/3).

"Harusnya gembar-gembor konvensi ini dilakukan secara nasional, diberitakan media-media nasional. Tapi ini kan tidak. Intensitas pemberitaan masih sangat rendah," ungkap Djayadi.

Kalau Demokrat ingin menjadi penantang setimpal bagi PDIP dan Golkar, lanjut Djayadi, yang harus dilakukan adalah mengoptimalkan para caleg-caleg incumbent dari DPR sampai DPRD kota/kabupaten. Kalau mereka semua turun secara massif ke masyarakat secara langsung, akan jadi kekuatan yang bisa diperhitungkan.

"Jumlah anggota DPR incumbent Demokrat kan sangat banyak. Di seluruh Indonesia tercatat ada 4 ribu orang. Kalau semuanya turun secara massif, Demokrat akan mengalami peningkatan yang tinggi," imbuhnya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA