Riset Freedom Foundation menyebut Akbar Tandjung memperoleh dukungan sebanyak 6,5 persen untuk posisi Wakil Presiden, dan jika diposisikan sebagai Capres, maka angka perolehan dukungan Akbar sebesar 4 persen.
Bagi pengamat politik LIPI Siti Zuhro, kemunculan nama Akbar sebagai salah satu kandidat cawapres, cukup mengejutkan. Pasalnya selama ini Akbar tidak mengkampanyekan diri sebagai salah satu kandidat. Survei ini menunjukkan ada persoalan besar di tubuh Golkar. Karena itu kata Siti, Golkar harus menyikapi soal ini dengan bijaksana.
"Akbar punya jaringan kuat di Golkar, HMI, birokrasi, dan lintas golongan. Jika Akbar bergerak, maka jejaring itu akan dengan cepat bergulir dan persentase dukungan akan lebih tinggi lagi," papar Siti Zuhro di Jakarta (Minggu, 9/3).
Bagaimana dengan Jusuf Kalla? Siti Zuhro mengatakan, JK dan Akbar punya modal sosial yang tinggi, tapi posisi Akbar lebih unggul.
"Jusuf Kalla lebih baik mengurus organisasi sosial seperti Dewan Masjid, karena sudah tua," saran Siti Zuhro seperti diberitakan
JPNN.com.
[dem]
BERITA TERKAIT: