Dalam persidangan yang berlangsung selama 50 hari ini, ayah Yeung Ka-sing, Yeung Chung, juga dinyatakan bersalah. Namun Yeung Chung meninggal dunia tahun 2012 lalu.
Yeung Ka-sing akan memulai hukumannya hari Jumat mendatang. Ia menghadapi kemungkinan hukuman penjara maksimum tujuh tahun.
Yeung Ka-sing ditangkap di Hong Kong bulan Juni 2011. Ia membeli Birmingham City yang digelari klub "Biru" dua tahun sebelum ditangkap.
Tak banyak yang mengenal Yeung sebelum ia menjadi pemilik salah satu klub Inggris itu. Ia menghabiskan 81 juta poundsterling atau setara 130 juta dolar AS untuk menguasai Birmingham City pada Oktober 2009.
Ketika itu, Yeung merupakan orang Asia kedua setelah Thaksin Shinawatra yang memiliki klub liga utama Inggris.
Dalam persidangan Yeung mengatakan ia mengumpulkan uang ratusan juta dolar AS dari perdagangan saham, investasi di China, judi serta perusahaan salon.
[dem]
BERITA TERKAIT: