"Pengalaman mengelola pemerintahan adalah menjadi bagian penting dalam menjawab perubahan jaman yang kompleks di era global," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi, beberapa saat lalu (Minggu, 2/3).
Di titik inilah, lanjut Viva, sosok Hatta Radjasa, yang sudah berada di pemerintahan sejak 13 tahun lalu, menjadi salah satu yang wajib dipertimbangkan. Hatta Rajasa merupakan tokoh nasional dan internasional, yang memiliki pengalaman empiris dalam mengelola negara dan pemerintahan karena beberapa kali menjadi menteri.
Di samping itu, masih kata Viva, Hatta memiliki visi politik dan ekonomi yang berwatak nasionalis dan kerakyatan, dan sebuah komitmen kebangsaan yang tidak diragukan lagi. Hal itu penting sebagai seorang pemimpin yang diberi tugas menjaga kedaulatan negara.
Dia memberi contoh tentang pemikiran Hatta soal kebijakan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia ( MP3EI), yang berisi disain tata kelola pemerintahan. Hatta juga berhasil membuat kebijakan soal pengelolaan sumber daya alam, termasuk pertambangan, yang nasionalis serta kerakyatan.
"Namun tidak seluruh masyarakat umum mengetahui akan hal ini. Dan Pak Hatta tidak mau pamer atau tidak mau mengeksploitasi hal itu. Karena kata Pak Hatta itu sudah menjadi tugas dan tanggungjawabnya untuk bangsa dan negara sebagai seorang menteri. Itulah kesederhanaan sikap Pak Hatta," demikian Viva.
[ysa]
BERITA TERKAIT: