PKS Siap Kerja Sama dengan PDIP Bentuk Angket Penyadapan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 21 Februari 2014, 09:15 WIB
PKS Siap Kerja Sama dengan PDIP Bentuk Angket Penyadapan
fahri hamzah/net
rmol news logo . Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti sinyalemen pimpinan PDI Perjuangan bahwa para petingginya, termasuk Megawati Sukarnoputri dan Jokowi, disadap pihak tertentu.

"Ini bukanlah persoalan sederhana," kata anggota Komisi III dari Fraksi PKS, Fahri Hamzah, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 21/2).

Karena itu, lanjut Fahri, sinyalemen pimpinan PDI Perjuangan ini harus dibuka sebab jika memang ada bukti maka operasi saling sadap ini akan merusak suasana di tahun politik yang krusial ini. Dan ini perlu ditekankan agar PDIP tidak dinilai hanya untuk mencari simpati dengan seolah teraniaya.

"PDIP harus mengungkap siapakah yang menyadap, dari mana sumber berita itu dan PDIP juga harus mengambil sikap yang nyata sebab menyadap tanpa ijin pengadilan hanya boleh dilakukan Presiden untuk kepentingan keselamatan nasional sesuai UU yang berlaku," tantang Fahri.

Jika PDI Perjuangan mau, lanjut Fahri, PKS siap bekerjasama untuk membentuk angket DPR dalam menginvestigasi kegiatan penyadapan illegal di Indonesia yang mulai marak. Ini dilakukan demi kepentingan umum dan keselamatan bangsa Indonesia. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA