Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengidentifikasi delapan korban tersebut di RSU Kabanjahe, sementara 3 orang korban tewas lainnya sedang dalam perjalanan ke RSU Kabanjahe.
Awan panas juga melukai tiga korban. Mereka adalah Sehat Sembiring (48) dan anaknya Surya Sembiring (21) yang berasal dari warga Kabanjahe. keduanya terluka saat akan berziarah ke Desa Sukameriah yang terletak di 2,7 km dari kawah G.Sinabung.
Korban ketiga adalah Doni Milala (60) warga Desa Sukameriah yang sedang menengok rumahnya setelah ditinggal mengungsi. Ketiga korban saat ini dirawat intensif di RS. Evarina Etatham Kabanjahe, Karo.
Berikut delapan korban tewas yang sudah diidentifikasi di di RSU Kabanjahe:
1. Alexander Sembiring (Warga Simpang Korpi Kabanjahe, pelajar SMA 1 Merdeka)
2. Daud Surbakti (17 tahun, Desa Payung, Pelajar)
3. Dipa Nusantara (17 tahun, SMA Brastagi)
4. David (17 tahun Kelas 2 SMK Simpang Korpri)
5. Mahal Sembiring (25 tahun, guru honor SD Gurukinayan, asal payung)
6. Rizal Sahputra (23 tahun, jalan Karya Bhakti Medan)
7. Teken sembiring (47 tahun, Desa Gurki)
8. Santun Siregar (25 tahun, GMKI Kuta Cane, mahasiswa).
[ian]
BERITA TERKAIT: