Langkah Mundur Gita Wirjawan Sudah Dianggap Plus oleh Publik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 01 Februari 2014, 09:51 WIB
Langkah Mundur Gita Wirjawan Sudah Dianggap Plus oleh Publik
ari junaedi/net
rmol news logo . Selain karena hitungan politik, langkah Gita Wirjawan mundur dari jabatan Menteri Perdagangan bisa dicerna oleh publik sebagi penyelamatan rezim SBY yang tengah disorot negatif karena kebijakannya yang tidak pro rakyat dan tidak tegas.

"Gita ingin mengambil point dari langkah mundurnya untuk membangun trust dari publik kalau dirinya bisa dianggap sebagai penyelamat Demokrat dan SBY," kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Ari Junaedi, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 1/2).

Selain itu, ungkap Ari, Gita juga ingin memberi sinyal kepada para kompetitornya di Konvensi Demokrat kalau langkah mundur dari jabatan menteri adalah elegan dan terhormat. Jika ada calon lain juga mundur dari jabatannya karena fokus di Konvensi, publik akan menganggapnya sebagai follower-nya Gita.

"Mundurnya Gita sudah dianggap plus oleh publik," urai pengajar program S2 dan S1 UI, yang meraih penghargaan World Customs Organization Sertificate of Merit 2014 ini.

Langkah mundur Gita Wirjawan mengundang pro dan kontra di publik. Dengan sisa pemerintahan SBY yang tinggal hitungan bulan, langkah Gita ini dianggap sebagian masyarakat sebagai politik tinggal gelanggang. Belum lagi, kisruh persoalan impor beras ilegal dari Vietnam yang  kini tengah mengarah ke Kementrian Perdagangan. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA