"Perhatian pemerintah sangat diperlukan dan perhatian itu harus menyeluruh mulai dari tingkat daerah sampai tingkat pusat. Karena kasus Wilfrida ini sudah menjadi keprihatinan bangsa, dan jangan terulang lagi," kata Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, pengurus DPP Partai Gerindra dalam keterangan persnya (Senin, 13/1).
Saraswati ditugaskan Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra untuk memantau persidangan Wilfrida pada Minggu (12/1) yang biasanya dihadiri oleh Prabowo.
Menurut Saraswati, pihaknya mengambil bagian untuk mendampingi kasus-kasus seperti ini, apalagi ancamannya adalah hukuman mati, dinilai sangat penting karena pada umumnya TKI memiliki posisi yang sangat lemah.
"Mereka memerlukan pendampingan yang serius bukan hanya dari pemerintah tetapi juga dari masyarakat yang peduli. Dan kami atas inisiatif pak Prabowo juga sudah berbuat yang terbaik untuk Wilfrida", katanya.
Sementara itu dalam persidangan Wilfrida dengan agenda menghadirkan saksi-saksi yang meringankan, terungkap bahwa majikan Wilfrida, Yeap Seok Pan (60) sudah tujuh tahun menderita parkinson. Bukan itu saja, Pan juga pernah menjalani operasi dalam rangka perawatan penyakitnya itu.
Sidang menghadirkan saksi-saksi, antara lain tetangga korban Ong Ching Pen, dan anak korban, Lee Che Kiong. Pengacara kondang Malaysia, Tan Sri Mohammed Shafee Abdullah, yang ditunjuk oleh Prabowo Subianto telah berhasil meyakinkan hakim untuk menyimak kembali testimoni dari saksi dan terbukti bahwa banyak kesaksian yang bertentangan yang faktanya.
[dem]
BERITA TERKAIT: