Pola cuaca ekstrim yang dikenal sebagai pusaran kutub (polar vortex) tersebut terjadi karena adanya ledakan Arkrik kutub utara yang dampaknya meluas hingga ke Amerika Serikat dan mempengaruhi hampir 190 juta jiwa negara tersebut.
Menurut data badan cuaca Amerika Serikat seperti dikutip BBC, sejumlah negara bagian pada Selasa (7/1) bahkan mengalami suhu dingin yang ekstrem, seperti di Midwest yang mencapai -26C, Michigan -17C, Minnesota -37C, dan Ontario -30C.
BBC menyebut bahwa suhu Minnesota yang -37C tersebut bahkan mengalahkan suhu di planet Mars yang mencapai angka -36C.
Akibat cuaca ekstrem tersebut, pemerintah Amerika Serikat mencatat bahwa sebanyak 16 orang telah tewas, 11 di antaranya tewas karena kecelakaan di jalan raya, sementara sisanya karena mengalami hipotermia.
Selain mengakibatkan korban jiwa, suhu ekstem juga menganggu aktifitas transportasi. Seperti dikabarkan
CNN, sepanjang hari Selasa kemarin, lebih dari 2.600 penerbangan dari dan ke Amerika Serikat dibatalkan. Sementara 6.000 penerbangan lain terpaksa ditunda.
[ysa]
BERITA TERKAIT: