Demikian disampaikan salah seorang inisiator Manifesto Kader dan Simpatisan PDI Perjuangan Pro Jokowi, Fahmi Alhabsyi, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 7/1).
"Bung Karno berucap agar menjadi generasi muda berkesadaran penuh, maka langkah progresif revolusioner (mendukung Jokowi) ini distilahkan sebagai
quantum political thinking," kata Fahmi Alhabsyi.
Langkah mendukung Jokowi ini, lanjut Fahmi, adalah upaya untuk menghadapi partai-partai lain yang bermanuver secara sepihak mencapreskan Jokowi sebelum PDI Perjuangan. Usaha ini juga agar marwah dan kehormatan PDI Perjuangan tidak tercederai karena klaim historis pencapresan Jokowi tetap milik kader dan simpatisan PDI Perjuangan.
"Ini sekaligus menghadang anasir-anasir eksternal yang membenturkan PDI Perjuangan dengan rakyat melalui skenario-skenario di luar harapan kehendak rakyat," demikian Fahmi.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: