Konvensi Rakyat, Bagian Penting dari Pendidikan Politik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 03 Januari 2014, 11:57 WIB
Konvensi Rakyat, Bagian Penting dari Pendidikan Politik
ilustrasi/net
rmol news logo . Konvensi Rakyat merupakan bagian penting dari pendidikan politik, bukan saja kepada rakyat tapi juga kepada partai politik. Ini meniscayakan bahwa ada sementara orang yang memang layak menjadi pemimpin nasional, namun tidak menjadi perhatian partai selama ini.

Demikian disampaikan pengajar program pascasarajana Uiversitas Airlangga (Unair) Surabaya, Tjuk Sukiadi, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 3/1).

Tjuk menyadari, dengan mekanisme pemilihan presiden saat ini, maka mau tak mau harus melalui partai politik. Karena itu dia berharap, calon Konvensi Rakyat yang akhirnya dinilai paling layak oleh Komite Konvensi, bisa dilirik oleh partai peserta pemilu.

"Bisa partai-partai kecil, atau juga partai menengah. Itu yang kita harapkan," demikian Tjuk.

Tujuh capres hasil Konvensi Rakyat itu adalah Rizal Ramli, Yusril Ihza Mahendra, Sofyan Siregar, Isran Noor, Ricky Sutanto, Anni Iwasaki, dan Toni Ardy. Ketujuh orang ini dianggap memenuhi kriteria setelah diseleksi dari 25 orang yang mendaftar. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA