AKSI PENYADAPAN AUSTRALIA

Golkar: Publik Indonesia Lebih Baik Minta Australia Buka Hasil Sadapannya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 21 November 2013, 09:58 WIB
Golkar: Publik Indonesia Lebih Baik Minta Australia Buka Hasil Sadapannya
bambang soesatyo/net
rmol news logo . Saat ini, publik Indonesia tidak membutuhkan permintaan maaf Australia terkait dengan aksi penyadapan kepada SBY, Ani Yudhoyono dan sejumlah menteri.

Demikian disampaikan anggota Komisi III dari Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 21/11).

Menurut Bambang, hal yang dibutuhkan saat ini adalah memberi dampak berguna bagi masyarakat Indonesia. Yaitu meminta pemerintah Australia untuk membuka sadapannya

"Agar rakyat Indonesia tahu belang para pemimpinnya yang sok santun dan bersih itu," tegas Bambang, yang juga Wakil Bendahara DPP Golkar.

Bambang bahkan mengatakan bahwa kemarahan elit di negara ini terkait dengan penyadapan bisa saja bukan karena alasan nasionalisme atau keamanan negara.

"Tapi lebih pada kekhawatiran perselingkuhan dan korupsi keluarga dan kroninya terkuak," demikian Bambang. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA