"Berbagai tindakan Australia yang dilakukan selama ini, telah banyak merusak hubungan baik yang selama ini dibangun oleh kedua negara itu," kata anggota Komisi Xi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Firdaus, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 21/11).
Firdaus mengingatkan bahwa tindakan penyadapan terhadap Kepala Negara yang berdaulat tidak bisa dibenarkan. Sebab hal itu sudah menyangkut hak kedaulatan suatu negara.
"Indonesia adalah bangsa yang besar dan bermartabat, untuk itu tidak boleh ada suatu negara atau bangsa manapun yang boleh mengabaikan etika-etika kehidupan berbangsa dan bernegara suatu bangsa yang demokrasi dan berdaulat," tegas Firdaus.
Firadus menambahkan bahwa tindakan saling hormat menghortmati dan menghargai adalah sifat sangat terpuji bagi sebuah bangsa terhadap bangsa lain. Dengan itu maka akan terjalin suatu kerjasama yang baik di antara kedua bangsa dalam menjalin hubungan kerjasama dalam bidang ekonomi, sosial dan politik.
[ysa]
BERITA TERKAIT: