
. Bila Ketua Bawaslu, Muhammad, tidak mengungkap secara transparan siapa orang yang mengaku utusan ketua parpol yang memberikan satu unit mobil Camry ke rumahnya maka maka publik bisa menduga bahwa ada parpol yang berniat berbuat curang dalam Pemilu.
Demikian disampaikan Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahuddin, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 16/11).
"Ini bisa menimbulkan finah kepada parpol peserta Pemilu dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik kepada Parpol," tegas Said.
Said pun mengingatkan, bila pemilih sudah tidak percaya kepada peserta Pemilu, maka dikhawatirkan tingkat partisipasi pemilih akan ambrol. Karena itu juga, agar tidak menimbulkan fitnah yang berpotensi merusak nama baik parpol peserta Pemilu maka Muhammad harus bertanggungjawab atas pernyataannya.
"Siapa orang yang disebut Ketua Bawaslu pernah mengirimkan mobil ke rumahnya itu? Sebutkan! Ketua parpol mana yang disebut mengutus orang tersebut?" tegas Said.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: