"Apakah (kecelakaan) ini karena faktor cuaca, kerusakan mesin, atau karena human error," kata anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Syahfan Badri Sampurno, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 13/11)/
Syahfan juga menilai perlu diperiksa secara menyeluruh atas helikopter yang masih tersedia, khusunya terhadap helikopter MI-17, sehingga bisa dipastikan kelayakan terbangnya.
"Sehingga apabila kecelakaan itu terjadi karena faktor ketidaklayakan, maka bisa sedini mungkin dihindari terjadinya kecelakaan lanjutan," tegas Syahfan.
Helikopter MI-17 milik TNI Angkatan Darat jatuh di perbatasan Indonesia-Malaysia tepatnya di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Helikopter tersebut membawa sebanyak 19 penumpang. Akibatnya sembilan warga sipil dan empat anggota TNI AD tewas akibat kejadian tersebut.
[ysa]
BERITA TERKAIT: