Demikian disampaikan Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait, saat menyampaikan orasi dalam acara memperingati Hari Pahlawan di gedung RRI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Minggu malam (10/11).
"Maka pemuda jangan pernah takut hilang jabatan untuk bicara tegas dan jelas. Jangan sampai ada caleg, sudah takut kehilangan jabatan, padahal dia masih caleg," kata Maruarar, yang disambut tawa hadirin.
Dalam acara yang digelar Taruna Merah Putih dan Gerakan Pemuda Ansor ini, Maruarar juga mengingatkan bahwa posisi pemuda harus jelas. Pemuda jangan hanya bisa bermain di wilayah abu-abu.
Ara, begitu Maruarar disapa, juga mengingatkan kembali peran para pahlawan. Pada dasarnya, pahlawan adalah sosok-sosok yang bisa tegas dalam melawan ketidakadilan. Dan pemuda, tidak perlu takut dalam memperjuangkan ketidakadilan ini. Tentu saja, hal itu juga harus disertai dengan kinerja dan profesionalitas
"Napoleon Bonaparte sempat ditolak di akademi militer Perancis karena badannya pendek. Tapi dia melawan diskriminasi itu, dan membuktikan bahwa dia mampu menjadi pemimpin," demikian Ara.
[ysa]