Gita Wirjawan Mengajak Pemuda Indonesia Mengubah Dunia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Sabtu, 09 November 2013, 21:19 WIB
Gita Wirjawan Mengajak Pemuda Indonesia Mengubah Dunia
gita wirjawan/net
rmol news logo Anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari total APBN adalah wujud kepedulian pemerintah terhadap peningkatan kualitas pemuda dan generasi penerus bangsa ini. Terlebih karena 60 persen penduduk Indonesia adalah pemuda yang berusia di bawah 39 tahun.

Sementara 25 persen dari jumlah pemuda Indonesia berusia kurang dari 25 tahun.

Demikian disampaikan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan ketika berbicara pada Indonesian ASEAN Student Conference di Singapura, Sabtu pagi (9/10). Kegiatan tersebut digelar Perhimpunan Pelajar Indonesia di Singapura berkerjasama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia dan Pusat Studi Kawasan untuk Pembangunan Indonesia (PSKPI).

Pertemuan itu dihadiri lebih dari 200 peserta dari PPI Singapura, PPI Malaysia, PPI Thailand, serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari 30 perguruan tinggi  di Indonesia. Presiden PPI Dunia, Zulham Effendi, juga menghadiri pertemuan itu. Adapun Direktur PSKPI Teguh Santosa berhalangan hadir.

Dalam pernyataannya, Gita yang merupakan salah seorang favorit dalam Konvensi Partai Demokrat mengajak para pemuda memanfaatkan dukungan dan kepedulian pemerintah dengan menuntut ilmu sebaik mungkin baik di dalam maupun luar negeri.

Gita mengatakan, ada semacam siklus kegemilangan dalam  setiap tujuh abad di Nusantara. Dimulai dari abad ketujuh yang ditandai dengan pembangunan Candi Borobudur sebagai karya yang fenomenal. Lalu pada abad ke 14, Mahapatih Gajah Mada  dengan sumpah Palapa berhasil menyatukan Nusantara.

Pada abad 21 ini Gita mengharapkan generasi muda Indonesia dapat mengubah dunia.  Dia mengajak para pemuda dan pelajar Indonesia untuk mempersiapkan diri menjadikan Indonesia sebagai bangsa dan negara yang sangat diperhitungkan negara dan bangsa lainnya di dunia. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA