Waketum Gerindra Hubungkan Momentum Hijrah dengan Pemilu dan Pilpres

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 05 November 2013, 08:39 WIB
Waketum Gerindra Hubungkan Momentum Hijrah dengan Pemilu dan Pilpres
fadli zon/net
rmol news logo . Tahun baru Islam, yang jatuh pada 1 Muharram, didasarkan pada peristiwa Hijrah Rasulullah SAW dan para pengikutnya dari Mekkah ke Madinah. Tonggak bersejarah ini pun mengandung makna yang sangat dalam bagi umat Islam di seluruh dunia.

Peristiwa hijrah, kata Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, mengajarkan banyak hal. Diantaranya, untuk mencapai tujuan, perlu ada perencanaan, kerja keras, pengorbanan dan kebersamaan yang kokoh. Hijrah juga menandai perubahan pasti terjadi, dan manusia harus berusaha berbuat lebih baik dari hari ke hari.

Bari rakyat Indonesia, yang berpenduduk muslim terbesar di dunia, lanjut Fadli Zon beberapa saat lalu (Selasa, 5/11), momentun ini bisa dijadikan langkah merancang perubahan untuk perbaikan kehidupan ekonomi dan politik yang lebih baik. Dari kemiskinan menuju kemakmuran, dari kesenjangan mendekati pemerataan, dari ketidakadilan menuju keadilan.

"Saatnya sebagai bangsa kita meninggalkan kegelapan menuju cahaya," kata Fadli, sambil mengingatkan bahwa tahun depan, Indonesia  akan menghadapi Pemilu dan Pilpres, yang merupakan sarana partisipasi seluruh warga untuk menentukan nasib bersama.

"Masyarakat perlu mengetahui dan meyakini betul pilihannya. Salah pilihan dalam Pemilu, nasib bangsa menjadi taruhannya," demikian Fadli. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA