TAWURAN ANTAR WARGA

PKS Dorong Pemerintahan SBY-Boediono Gelar Rekonsiliasi Sosial

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 31 Oktober 2013, 08:39 WIB
PKS Dorong Pemerintahan SBY-Boediono Gelar Rekonsiliasi Sosial
ilustrasi/net
rmol news logo . Hingga saat ini, aksi tawuran antar-warga tidak juga kunjung reda. Terakhir, dua ormas pemuda tawuran di wilayah PRJ Kemayoran, Jakarta Pusat, yang disebutkan keduanya usai memperingati Hari Sumpah Pemuda (28/10).

"Kondisi ini sangat memprihatinkan, ini menjadi pekerjaan besar bagi bangsa Indonesia," kata anggota Komisi X dari Fraksi partai Keadilan Sejahtera (PKS), Surahman Hidayat, beberapa saat lalu (Kamis, 31/10).

Surahman, yang Ketua Badan Kerjasa Sama Antar Parlemen (BKSAP), mendorong pemerintah untuk lebih aktif membangun dialog kebangsaan dengan melibatkan seluruh komponen bangsa. Sebab masyarakat saat ini sangat mudah terpancing melakukan tindakan kekekerasan.

"Mereka lupa, Bangsa Indonesia sejak dulu terkenal sebagai bangsa yang menjunjung tinggi toleransi, musyawarah dan gotong-royong," ungkap Surahman.

Surahman pun menegaskan perlu ada rekonsiliasi sosial yang harus lebih digalakan oleh pemerintahan SBY-Boediono. Rekonsiliasi sosial ini harus dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ketua Ormas dan LSM sehingga terbangun kesamaan pandangan bahwa semua warga semua adalah anak bangsa, yang di lahirkan di wilayah yang sama, yaitu NKRI. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA