Sumpah Pemuda Harus Jadi Momentum Kembalikan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 29 Oktober 2013, 07:46 WIB
Sumpah Pemuda Harus Jadi Momentum Kembalikan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa
fkppi/net
rmol news logo . Esensi Sumpah Pemuda adalah Pancasila. Karena itu, Sumpah Pemuda harus dijadikan momentum untuk mengembalikan persolan mendasar bangsa, yaitu mengembalikan Pancasila sebagai ideologi.

"Pancasila sudah ditinggal seluruh elit politik, lapisan masyarakat terutama pemuda. Ini harus segera di kembalikan, dan ke depan Sumpah Pemuda jangan dijadikan acara-acara seremonial belaka," kata Ketua Umum Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan Indonesia (GM FKPPI), Arif Bawono, beberapa saat lalu (Selasa, 29/10).

Senin malam (28/10), sekitar 500 massa GM FKPPI, dengan dukungan Ansor DKI, Pemuda Muhammadiyah DKI, Gema Peta, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Benteng Jakarta, Pemuda Panca Marga (PPM), dan Jaringan Pemuda Penggerak (Jamper) melakukan aksi 1.000 lilin di Bunderan Hotel Indonesia (HI) sebagai bentuk refleksi 85 tahun peringatan Sumpah Pemuda. Aksi 1000 lilin ini sebagai bentuk dukungan atau motivasi kepada seluruh pemuda Indonesia untuk bersatu menjaga keutuhan NKRI.

"1.000 lilin ini untuk menerangi bangsa yang sudah terpuruk, dan menerangi ideologi bangsa yang saat ini dilupakan oleh seluruh lapisan anak bangsa termasuk pemuda," kata Boy, biasa Arif disapa.

Analoginya, kata Boy, bila satu lilin satu pemuda maka jika 1.000 lilin bisa menyelamatkan bangsa dan ideologi Pancasila yang akan tenggelam.

"Indonesia berideologi Pancasila itu tidak bisa ditawar-tawa lagi. Indonesia bukan berideologi demokrasi liberal," demikian Boy. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA