Inilah Ibu Kandung Paling Kejam di Dunia!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 27 Oktober 2013, 15:44 WIB
Inilah Ibu Kandung Paling Kejam di Dunia<i>!</i>
ilustrasi
rmol news logo Ada ungkapan yang sering kita dengar; sekejam-kejamnya ibu tiri, lebih kejam ibukota.

Nah, bagaimana bila ada seorang ibu kandung yang menjual keperawanan anak gadisnya? Bagaimana bila ternyata yang dijual bukan hanya keperawanan seorang anak gadisnya, tetapi keperawanan 12 anak gadisnya?

Barangkali, tidak salah bila ibu kandung seperti ini disebut sebagai ibu kandung paling kejam di dunia.

Inilah yang terjadi di Kolombia, Amerika Latin. Lebih dari setahun lalu Margarita de Jesus Zapata Moreno (45), ibu dari 14 anak ditangkap polisi. Ia dituduh menjual keperawanan 12 anak gadisnya.

Selain Zapata, polisi juga menangkap seorang pria berusia 51 tahun yang merupakan konsumen dari salah seorang anak Zapata. lelaki ini dipercaya telah menghamili salah seorang anak Zapata.

Zapata menjual anak-anaknya kepada pria tua berhidung belang yang ingin mendapatkan kenikmatan dari gadis-gadis muda.

Ke-12 anak Zapata dijual satu per satu setelah berusia 12 tahun. Harga untuk setiap keperawanan anak gadinya bervariasi antara 300 ribu hingga 400 ribu peso atau setara Rp 1,6 juta hingga Rp 2,2 juta.

Seperti dikutip dari CNN, Zapata membantah tuduhan polisi itu.

Menurut Dinas Kepolisian Bogota, kasus ini terbongkar setelah salah seorang anak Zapata melaporkan ibunya ke polisi. Sang anak yang akhirnya terjebak dalam dunia prostitusi itu melahirkan seorang bayi pada usia 12 tahun. Dia menolak permintaan Zapata menggugurkan bayi di dalam kandungannya.

"Dia masih anak-anak, namun ia memiliki keberanian melaporkan kasus ini. Dia juga menolak aborsi," ujar Kolonel Carlos Melendez, Jurubicara Kepolisian Bogota.

Penyelidikan kasus ini memakan waktu panjang, lebih dari satu tahun, karena sang pelapor yang kini berusia 16 tahun sempat menghilang. Ia takut akan dibunuh ibunya.

Ketika muncul kembali beberapa waktu lalu, ia juga mengatakan kepada polisi laki-laki yang telah menghamili dirinya.

Dinas Kepolisian Bogota meminta masyarakat yang mengetahui kasus ini untuk memberikan kesaksian.

Hal lain yang disampaikan polisi, Zapata juga memaksa anak-anak gadinya mengkonsumsi alkohol dan narkoba. Beberapa dari mereka menjadi pelacur dan beberapa lainnya menghilang.

Kini, dua anak Zapata lainnya, seorang anak lelaki berusia 11 tahun dan gadis kecil berusia 9 tahun, dirawat pemerintah Columbia. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA