Ketua DPP PPP: Analisa Soetrisno Bachir Dangkal dan Sumir!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 24 Oktober 2013, 13:17 WIB
Ketua DPP PPP: Analisa Soetrisno Bachir Dangkal dan Sumir<i>!</i>
ilustrasi/net
rmol news logo . Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Soetrisno Bachir, terlihat tidak mengikuti perkembangan politik, khususnya politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Demikian disampaikan Ketua DPP PPP bidang Organisasi dan Penguatan Ideologi, Irgan Chairul Mahfiz. Pernyataan Irgan ini menanggapi pernyataan Soetrisno Bachir, Rabu malam (23/10), bahwa empat partai politik, yaitu PPP, PKS, PKB dan PBB, hanya mengincar kursi menteri ketimbang memimpin bangsa. Keempat partai itu hanya menjadi pengikut partai lain.

"Analisa SB dangkal dan sumir sekali," kata Irgan kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 24/10).

Irgan menjelaskan bahwa perkembangan politik berbanding terbalik dengan pernyataan Soetrisno. Karena PPP, selain mempersiapkan konsolidasi organisasinya secara total, juga secara sungguh-sungguh menyiapkan kader terbaiknya, yaitu Suryadharma Ali, sebagai capres.

"Sebagaimana sejarah dulu, Ketum PPP Hamzah Haz pernah menduduki jabatan Wapres. Tidak mustahil hal tersebut terulang, apalagi target 10 persen pada pemilu 2014 tercapai," demikian Irgan. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA