Bahkan, di Istanbul, Ahmad Heryawan juga akan menjadi pembicara soal Pembangunan Kota dalam Seminar Internasional Mahasiswa Indonesia atau Democratic and Economic Youth Summit (DEYS) di Turki. DEYS, yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Istanbul ini didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Turki Ankara dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul.
"Istanbul adalah kota mati yang kehilangan harapan sebelum dua dekade terakhir, dan kebangkitannya hingga seperti sekarang ini adalah inspirasi baik untuk kota-kota di Indonesia," kata Ketua Panitia Pengarah DEYS, Arya Sandhiyudha, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 23/10).
Arya, yang juga mahasiswa doktoral hubungan Internasional Fatih University, juga mengatakan bahwa mahasiswa sangat mengapresiasi rencana peningkatkan kerjasama ekonomi antara Jawa Barat dan Istanbul, atau secara lebih luas Indonesia dan Turki. Duet Indonesia-Turki ini dipercaya akan model ideal negara jaringan di masa depan.
[ysa]
BERITA TERKAIT: