Demikian disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Paraeira, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 21/10). Pernyataan Hugo ini terkait dengan rencana Kongres Kebangsaan yang digagas Forum Pemimipin Redaksi (Pimred), yang salah satu acaranya menggagas kembali haluan bangsa menuju 100 tahun Indonesia merdeka.
Andreas mencatat, engalaman sejarah menunjukkan bahwa pembentukan Indonesia sebagai nation state diawali dengan ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Waktu itu, pemuda berikrar untuk membangun sebuah nation bernama Indonesia, dan terdiri dari berbagai suka, etnis, bahasa dan agama yang ada di kepulauan nusantara. Sementara pembentukan negara menyusul pembentukan Kebangsaan Indonesia.
Karena itu, lanjut Andreas, Kebangsaan Indonesia menjadi fondasi lahirnya negara Indonesia yang diproklamairkan oleh Soekarno dan Hatta pada 17 Agustus 1945. Dan karena itu juga, sangat penting untuk merefleksikan kembali sejarah Indonesia Indonesia sebagai fondasi penentu arah Kebangsaan Indonesia menuju 100 tahun lahirnya bangsa Indonesia pada 2028.
"Apresiasi yang tinggi kepada Forum Pemred yang menginisiasi Kongres Kebangsaan, dan kita berharap agar forum ini tetap menjaga marwah kebangsaan Indonesia sebagamaina diikrarkan oleh pemuda dan pemudi pada tahaun 1928 dan menentukan arah kebangsaan Indonesia untuk mampu menjawabi tantangan dan kebutuhan jaman," demikian Andreas.
[ysa]
BERITA TERKAIT: