Dalam penjelasan saat mengantarkan diskusi bertema dinasti politik dan meritokrasi politik itu, M Rahmad yang menjadi moderator mengatakan bahwa mantan ketua umum Partai Demokrat, Prof. Subur Budhisantoso berhalangan hadir karena dijemput oleh anggota Badan Intelijen Negara (BIN).
Video di
Youtube ini menyebar sepanjang hari kemarin dan menjadi pembicaraan terutama di dunia maya.
Pernyataan ini membuat sejumlah panitia dari Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang didirikan Anas Urbaningrum bergerak ke markas BIN di Kalibata untuk menanyakan keberadaan Prof. Subur. Upaya menemukan Subur gagal.
Belakangan sejumlah pihak, termasuk Subur Budhisantoso, Presiden SBY hingga Kepala BIN Marciano Norman telah membantah kabar penculikan itu.
Siang ini saat hendak diakses lagi, video yang sempat bertenger dengan URL
http://m.youtube.com/watch?feature=c4-feed-u&v=3WI3MLVT0Ag sudah tidak ada.
Keterangan singkat yang diberikan
Youtube bertuliskan: "
This video has been removed by the user. Sorru about that."
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.