Dipo Alam, pagi ini, menegaskan bahwa salah satu tupoksi Seskab adalah me-menej kabinet, termasuk menyiapkan sidang kabinet. Berdasarkan arahan Presiden, Seskab, bersama dengan kementerian lain, menyiapkan Perpres, Keppres dan Inpres, dan termasuk monitor apakah kementerian sudah bekerja dengan baik atau tidak.
Lanjut Dipo, di Kementerian Pertanian, yang dipimpin kader PKS, Suswono, menyusul Surat Edaran 542 tentang Inpres No 17/2011 yang diterbitkan untuk mencegah korupsi APBN, ada laporan dari pejabat eselon satu terkait dengan impor sapi.
Sebagai bagian dari tupoksi, Dipo mengundang Suswono untuk menanyakan aduan tersebut. Kata Dipo, saat itu, Suswono mengatakan bahwa ia senang bila Seskab melaporkan saja ke KPK. Dan karena memang Seskab bukan penegak hukum, maka hal ini lalu dilaporkan ke KPK.
"Pertemuan Mentan-Seskab sekitar Nov 2012 baik2 saling mengingatkan utk perbaikan bersama. Akhir Jan 2013 Presiden PKS LHI ditangkap KPK. Saya terkejut dan sedih, Nov 2012 kami saling ingatkan, tapi Jan 2013 tokh dilakukan sampai kini akhirnya melibatkan banyak orang/nama2," ungkap Dipo, dalam akun twitter-nya, @dipoalam49, pagi ini (Sabtu, 19/10).
Karena itu, Dipo kembali menegaskan bahwa Seskab memang tidak mengurus partai, dan bukan anggota partai. Hanya saja, dalam kasus Luthfi Hasan di Pengadilan Tipikor, bebepa elite PKS dan lain-lain disebut. Maka ia pun berjumpa dengan kader PKS yang prihatin atas "musibah" Luthfi Hasan. Nah, usulan Munas PKS dipercapat hanyalah bagian dari keprihatinan dan pendapat kader PKS sendiri. Dipo hanya men-
share-nya.
"Semoga kader PKS yang baik maju terus," demikian Dipo Alam.
[ysa]
BERITA TERKAIT: