Terkait hal ini, Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB), Azwar Abubakar, mengingatkan agar peserta ujian tidak meremehkan soal yang akan diujikan. Terlebih lagi bagi pelamar kelompok tenaga honorer kategori II.
Azwar menjelaskan bahwa penilaian hasil ujian pelamar honorer tetap bersumber dari soal ujian yang dikerjakan, dan bukan dari lama mereka mengabdi sebagai tenaga honorer.
"Kami berupaya benar-benar menyaring tenaga honorer kategori II berdasarkan kualitas kompetensinya," ujar Azwar, sebagaimana dilansir
JPNN (Rabu, 16/10).
Saat ini ada sekitar 500 ribu orang lebih tenaga honorer kategori II, yang tersebar di seluruh instansi. Dan untuk tahun ini, kuota pengangkatan untuk tenaga honorer hanya sekitar sepertiganya atau 150 ribu formasi.
Azwar berharap tenaga honorer harus mempersiapkan diri menghadapi ujian sejak dini. Dia mengatakan pengalaman tahun lalu banyak sekali soal-soal ujian yang mengecoh peserta ujian.
[ysa]
BERITA TERKAIT: